JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT mengikuti Workshop Promosi dan Diseminasi Paten yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara workshop ini bertempat di Aula Hotel T-More – Kupang selama 1 (satu) hari (29 April 2021), dihadiri oleh 50 peserta dari beberapa instansi yang terdiri atas dosen, peneliti, penyuluh, pegawai, dan pengusaha. Perwakilan yang hadir dari BPTP NTT yaitu Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si, Ir. Yohanes Leki Seran, M.Si, Ir. Adriana Bire, M.Sc, Alfonso Sitorus S.P, M.Agr, dan Yanuar Achadri, S.Pt, M.Sc.

Dalam pembukaan acara, Ketua Panitia, Dra. Dientje E. Bule Logo, M.Si memberikan sambutan dan menjelaskan Paten menurut UU Paten No.13 Tahun 2016 adalah hak ekslusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Dilanjutkan acara pembukaan resmi oleh Drs. Garnadi, M.Si, Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham NTT.

Di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi NTT, BPTP NTT sebagai Narasumber yang diwakili oleh Ir. Irianus R Rohi, M.Si. memperkenalkan paket teknologi mulai dari cara pengolahan tanah sampai pasca panen (Jumat, 23/04/2021).

Kegiatan dibuka dan ditutup oleh Ir. Stefen T Lay, M.Si (Kabid Ketahanan pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi NTT) mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi NTT.  Moderator  oleh Jose de Freitas, SPt. (Koordinator Penyuluhan Prop. NTT), dan  Ir. Suzana K. Laning (Kasie Penyuluhan Dinas Pertanian Prov NTT).

Sejak ditetapkan sebagai Instalasi Penelitian dan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian yang sebelumnya dikenal dengan nama Kebun Percobaan, IP2TP Lili terus melakukan upaya dan terobosan agar ‘basic commodity’ peternakan yang dimandatkan sebagai kegiatan utamanya terus dapat ditingkatkan performanya.

Banyak upaya yang sudah dilakukan seiring dengan bergulirnya waktu serta dengan terjadinya pergantian pimpinan, dan yang pasti bahwa akan terlihat ada perubahan-perubahan yang terjadi seperti penampilan halaman kantor maupun keberadaan ternak sapi yang dipelihara dan dikembangkan.

Pada hari Kamis, 15 April 2021 BPTP NTT telah melaksanakan panen padi perdana di tahun 2021. Lokasi panen bertempat di Lahan Visitor Plot yang berada di halaman kantor BPTP NTT. Panen dimulai dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Kepala Balai Dr. Procula R. Matitaputty, S.Pt, M.Sc bersama-sama dengan Sub Koordinator KSPP Ir. Irianus R. Rohi, M.Si. Pada kesempatan ini dilakukan panen seluas 1 Ha.

Panen kali ini merupakan hasil pertanaman Musim Tanam I yang penanamannya dilakukan pada 26 Desember 2020 yang lalu. Pada panen kali ini ada 2 varietas padi yang dipanen, yaitu Situbagendit dan Inpari IR Nutri Zinc. Padi Inpari IR Nutri Zinc merupakan padi biofortifikasi dengan kandungan Zn tinggi untuk mengatasi stunting.

Tim Sumber Daya Genetik (SDG) Balai Pengkajian Teknologi Nusa Tenggara Timur (BPTP NTT) Ir. Evert Y Hosang., M.Si., Ph.D. dan Noldy R.E Kotta., M.Sc. menghadiri undangan rapat di ruang kerja Bupati Ngada bersama Kepala Dinas Pertanian kabupaten Ngada dan jajarannya serta Rektor Institut Pertanian Kabupaten Ngada. 

Rapat  dipimpin langsung oleh Bupati Ngada Paru Andreas, SH., MH., pada tanggal 9 April 2021 membahas tentang target kegiatan pengembangan Jahe lokal seluas 500 Ha, Pendaftaran varietas lokal Jahe Gajah, Jahe Emprit, Jahe Merah, Terong Belanda, Porang, Lengkuas, Kunyit dan  Pemurnian kacang merah.