JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

 

48 tahun sudah Badan Litbang Pertanian berkarya dan mengabdi bagi negeri dengan terus berinovasi dan berkontribusi demi pembangunan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.
BPTP Balitbangatan NTT senantiasa mendukung penuh inovasi teknologi petanian demi kemajuan Pertanian, khususnya di Nusa Tenggara Timur
Menindaklanjuti Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 246/KEP/HK/2022 tanggal 21 Juli 2022 tentang Status Keadaan Tertentu Siaga Darurat Penangangan Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan/Ternak di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dalam rangka menjaga wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (RAKOR) tanggal 26 Agustus 2022 bertempat di Ruang Rapat Dinas Peternakan Provinsi NTT dan di pimpin oleh Kepala Kepala Karantina Pertanian Kelas I Kupang Drh. Yulius U. Hunggar, mewakili Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Johanna E.Lisapaly, SH., M.Si. Hadir dalam rakor tersebut seluruh anggota Gugus Tugas PMK Provinsi, termasuk Kepala BPTP NTT Dr. Akhmad Hamdan, S.Pt., M.P.
Kupang 25/08/2022, Bertempat di Aula BPTP NTT sebanyak 30 orang Siswa Praktek Kerja Lapang SMKN Raihat mengikuti acara pelepasan dan penyerahan kembali oleh Sub. Koordinator KSPP BPTP NTT kepada pihak sekolah SMKN Raihat, sebelumnya telah melaksanakan Praktek Kerja Lapang ( PKL) selama 2 bulan di BPTP NTT.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Sub. Koordinator KSPP Ir. Irianus Rejeki Rohi, M.Si, didampingi oleh Pembimbing lapangan dari BPTP NTT, Kepala SMKN Rihat Valentinus Ati Tala, S.Pd beserta guru pendamping dan Siswa.

BPTP NTT telah melaksanakan Bimbingan Teknis aneka sayur di kelompok tani Kamus Tamiru, Desa Umatoos, Kabupaten Malaka pada hari Kamis, tanggal 23 september 2021.

Bimbingan Teknis yang bertujuan memberikan dorongan dan semangat kepada petani milenial, juga mencetak petani muda yang handal serius serta semangat dalam bertani Budidaya aneka sayur. Demikian disampaikan oleh Dr. Ben de Rosari Peneliti BPTP NTT. Menurut Dr. Ben, jika ingin bertani bertanilah yang  serius jangan setengah-setengah dan ajaklah pemuda-pemuda milenial mempromosikan karena Malaka tanahnya subur dan menghasilkan.

[Manokwari, 25/09/2021] Sebagai tindak lanjut kerjasama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) mengadakan Temu Koordinasi Pengembangan Lokasi Integrated Farming System berbasis Sagu. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala BPTP NTT (Dr. Aser Rouw, SP, M.Si.), Kepala BPTP Papua Barat (Zainal Abidin, SP.,MP.), Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Sorong, dan Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari, yang digelar secara offline bertempat di Swiss-BelHotel dan juga dilaksanakan secara Online melalui aplikasi Zoom Meeting.