JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

 

BPTP NTT telah melaksanakan Bimbingan Teknis Ayam KUB , bertempat di aula Subdin bidang peternakan Kabupaten Malaka pada hari Kamis, 8 September 2022. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Bimtek yaitu untuk mempercepat diseminasi Inovasi Teknologi dengan harapan terjadi perubahan perilaku petani dan mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
Kupang, Rabu 07 September 2022, di ruang Kelimutu Sotis Kupang, dilaksanakan pertemuan koordinasi yang diselenggarakan PRISMA (Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture) Kupang bersama Tim BPTP NTT, Tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Praktisi/BRIN, UPT PSB NTT, Balai Benih Dinas Pertanian NTT, Asosiasi Produsen Benih (ASPRONIH) membahas berkaitan dengan dukungan kapasitas dan pengembangan pasar benih bagi para Penangkar Benih Jagung.

Kegiatan bimtek tersebut merupakan yang terakhir dari empat kegiatan bimtek yang direncanakan di 4(empat) rayon Klasis Fatuleu Barat (Rayon 1 – Rayon 4). Kegiatan di Rayon 1 ini mengutus peserta masing-masing 3 (tiga) orang dari 8 (delapan) gereja yang ada di dalamnya, dan dilaksanakan di Gedung Gereja Oel’usapi, desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pada hari Senin, 29 Agustus 2022.

Hadir dalam kegiatan bimtek tersebut Kepala BPTP NTT (Dr. Akhmad Hamdan, S.Pt, MP) dan Sub Koordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) yakni Ir. Irianus R. Rohi, M.Si.

Senin, 05 September 2022, BPTP NTT melakukan rapat rutin di Ruang Aula BPTP NTT guna meningkatkan kinerja ASN dan honorer. Dalam rapat rutin kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai BPTP NTT Akhmad Hamdan, S.Pt., M.P hadir bersama Kasubag Tata Usaha Christofel J.B. Sendow, S.ST., M.Sc, Sub. Koordinator Kerjasama Pelayanan Pengkajian (KSPP) Ir. Irianus Rejeki Rohi., M.Si, Koordinator Program Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si, seluruh ASN lingkup dan tenaga honorer BPTP NTT. Turut hadir pula secara daring melalui via zoom ASN BPTP NTT di IPPTP Sumba dan IPPTP Maumere.
Untuk mengakui upaya yang dilakukan Indonesia dalam mencapai kemandirian beras, International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo dengan plakat peringatan untuk “Mencapai Ketahanan Sistem Agri-Food dan Rice-suffic iency Selama 2019-2021 melalui Aplikasi Teknologi Padi” dalam upacara di Istana Negara Jakarta pada 14 Agustus 2022. Mempersembahkan penghargaan tersebut adalah Direktur Jenderal IRRI Dr. Jean Balié.
Beras merupakan makanan pokok di Indonesia dengan rata-rata konsumsi beras per kapita 108 kilogram setiap tahunnya. Dari 2019 hingga 2021 Indonesia mencapai rasio kemandirian 90 persen dalam rasio produksi dan permintaan beras, menunjukkan tingkat ketahanan sistem pertanian pangan yang tinggi, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (UN FAO).