JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Kegiatan  Hilirisasi  lnovasi Teknologi Budidaya Aneka Sayur BPTP-Balitbangtan NTT yang dilaksanakan  di Poktan  Nusa Raya Desa Tenawahang  sudah menghipnotis semua masyarakat  Dusun Waidang untuk berperan aktif mulai dari proses persiapan  lahan, pembentukan bedengan dan penggalian  lubang tanam serta pengaplikasian pupuk organik bokashi dan biochar hingga pekerjaan penanaman  dan pemupukan  aneka sayur sesuai dengan dosis dan jadwal yang sudah ditentukan oleh BPTP-Balitbangtan NTT.

Usahatani sayuran yang dilakukan  oleh petani sayur Waidang yang biasanya hanya seluas 0.10 ha melunjak menjadi  1.50  ha. Begitu  pula dengan jumlah petani yang biasanya menanam  sayur hanya 15 orang bertambah  menjadi  62 orang.

Kepala Badan Pengembangan Teknologi Pertanian ( BPTP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr  Procula R. Matitaputty, S. Pt., M.Si menegaskan bahwa BPTP selalu melihat peluang-peluang yang bisa memberikan kontribusi terhadap benih, yang akan menjadi bagian dalam pendistribusian terhadap petani atau masyarakat yang memang wilayah-wilayah ini sangat membutuhkan.

Untuk itu, benih varietas yang dikembangkan di Kelompok Tani (Poktan) Okan di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, TTS harus di kawal. Hal ini dimaksudkan agar benih ini betul-betul sudah menjadi bagian mulai dari pengawasan,  pengambilan sample sampai keluar label, sehingga benih yang akan beredar ini adalah benih yang berkualitas.

Kepala BPTP NTT, Dr. Procula R. Matitaputty, S. Pt., M.Si saat memberikan pengarahan di Lokasi Persawahan milik Poktan Okan, Rabu (28/7/2021)
atas nama BPTP NTT, mengucapkan terima kasih atas respon dari masyarakat yang mau menerima apa yang menjadi kebersamaan ini.

Sektor pertanian harus tetap bergerak secara dinamis ditengah gempuran pandemic Covid19. BPTP NTT melalui kegiatan Pendampingan Inovasi dalam Pegembangan Kawasan Pertanian di Perbatasan terus melakukan pendampingan baik dengan memberikan pelatihan (Bimtek) tentang budidaya aneka sayur, ternak, dan tanaman pangan, juga menampilkan teknologi melalui demplot. Kegiatan di kawasan perbatasan dilakukan di lima kabupaten di Timor, yaitu Kabupaten Malaka, Belu, TTU, TTS, dan Kupang.

Pekan lalu 29-31 Juli Kepala BPTP NTT, Dr. Procula R. Matitaputty bersama Penanggungjawab kegiatan Perbatasan, Dr. Bernard deRosari melakukan kunjungan dan diskusi dengan petani koperator di Desa Kamanasa, Desa Umatoos, dan diskusi berkoordinasi dengan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malaka, Drs. Vinsensius Kapu.

Mewujudkan dukungan terhadap program Kementerian Pertanian dalam kegiatan Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan di NTT, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Timur (BPTP NTT) melakukan Bimtek Manajemen Pemeliharaan Ternak Sapi dan Pakan Ternak mendukung kegiatan Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan di NTT. Kegiatan dilakukan pada tanggal 27 – 29 Juli 2021 pada kelompoktani Intan Permai, di desa Leonklot, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.  Pada kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab.Malaka yang diwakili oleh Kabid Peternakan (Methildes Seran S.Pt) ; Kepala BPTP NTT yang diwakili oleh Prof. J.Nulik, dan Tim dari BPTP NTT, Sekretaris Desa Leonklot, serta 60 orang petani peserta Bimtek.

BPTP NTT telah melaksanakan Bimbingan Teknis  padi sawah  di kelompok tani Kelimutu,  Desa Oeteta  Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang  pada  hari Kamis, tanggal 22 Juli 2021.  Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Bimtek yaitu untuk mempercepat terjadinya  diseminasi  Inovasi Teknologi  serta memperkenalkan jenis padi baru yang mana manfaat dari Inpari Ir Nutrizinc untuk mencegah stunting. dengan harapan terjadi perubahan perilaku petani  dan mendukung ketahanan ekonomi keluarga.

Sesuai hasil koordinasi  dan CPCL yang dilakukan oleh penyuluh BPTP NTT ( Kristina Lako dan Halena Doga)  maka kelompok tani Kelimutu dipilih sebagai pelaksana dalam kegiatan bimtek budidaya padi Inpari Ir Nutrizinc dengan jumlah anggota 20 orang, namun dalam pelaksanaan bimtek  peserta yang hadir dalam mengikuti bimtek budidaya padi berjumlah 52 orang ditambah  petani  lain yang belum tergabung dalam kelompok.  Hadir sebagai pendamping  koordinator BPP Oeteta  ( Yohanes Policarpus).) serta Penyuluh-Penyuluh  di BPP  Oeteta.