JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Kepala BPTP NTT Kunjungi Pelatihan Pengolahan Cabe di Malaka

Kepala BPTP NTT Dr Aser Rouw berkesempatan berkunjung ke Malaka untuk melihat dari dekat pelatihan pembuatan tepung cabe dan cabe kering pada kelompok tani Berdikari dan Karya Maju Desa Kamanasa Malaka Tengah, Kabupaten Malaka (Kamis, 2/12/21).

Kegiatan pasca panen cabe ini untuk membantu petani cabe yang harga jual cabe sangat merosot saat ini.

"Harga cabe saat ini sangat rendah, Rp 5000/kg, petani tidak memanen karena ongkos panen lebih mahal dari harga yang diterima" ujar Tress Namok anggota kelompok tani Karya Maju.

"Harga sudah murah, tapi juga tidak ada pembeli. Dengan ada pelatihan ini kami bisa memiliki ketrampilan untuk menangani ketika harga rendah. Terimakasih kami kepada BPTP NTT" lanjut Tress.

Penanggungjawab kegiatan, Dr. Bernard deRosari menjelaskan penanganan pascapanen merupakan bagian dari kegiatan pengembangan kawasan perbatasan, yang merupakan salah satu kegiatan BPTP NTT tahun 2021. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada lima kabupaten di daratan Timor, yaitu Malaka, Belu, TTU, TTS, dan Kupang. Komoditas yang dikembangkan yaitu padi, jagung, aneka sayur, pakan, dan budidaya sapi.

Kepala BPTP NTT, Dr. Aser Rouw memberikan apresiasi pada kelompok tani dan memotivasi kelompok untuk tetap semangat walau harga menurun saat ini.

"Harga komoditas pertanian itu ibarat gelombang, kadang di atas dan kadang di bawah. Ketika harga turun kita diberi hikmat untuk dapat melakukan sesuatu yang berguna agar tidak terlalu merugi. Contoh saat ini, ketika harga cabe turun, ada teknologi pengolahan hasil dimana akan membantu petani dalam menjual hasil" jelas Dr Aser.

"Petani harus tetap semangat, jangan menyerah. Teknologi tersedia untuk membantu kita" harap Dr. Aser.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung dua hari dengan salah satu narasumber dari Politani Kupang, Maria Susana Medho. Hadir pada kesempatan ini kepala seksi perbenihan Dinas Pertanian Malaka, PPL, petani , dan peneliti penyuluh BPTP NTT. (BdR).