BPTP NTT Dikunjungi Anggota DPRD TTU

Hits: 71

Rabu, 13 Oktober 2021 BPTP NTT dikunjungi DPRD kabupaten TTU (Timor Tengah Utara)  yang dipimpin  wakil ketua DPRD TTU; Yasintus Naif, Wakil Ketua Komisi II; Irenius Taolin, dan empat anggota komisi II; Donatus Nurak, Yasintus Usfal, Andina, Paulinus Efi. Oleh Wakil ketua DPRD TTU disampaikan bahwa dalam rangka mengimplementasikan tugas dan fungsi DPRD TTU maka perlu melakukan konsultasi dengan lembaga yang terkait seperti BPTP NTT dimana dalam konsultasi ini akan diperoleh informasi teknologi pertanian sebagai bahan untuk berdiskusi dengan mitra komisi yakni Dinas Pertanian yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 November 2021 dalam sidang tiga untuk pembahasan anggaran 2022, terutama pengembangan jagung dan padi gogo yang sesuai dengan kondisi iklim di TTU. Disampaikan juga bahwa sector Pertanian di TTU sebagai lokomotif namun kontribusi terhadap PAD masih rendah sehingga ketergantungan ke Pusat sangat tinggi.

Kepala BPTP NTT; Dr. Aser Rouw, S.P, M.Si menjelaskan; tugas dan fungsi BPTP NTT dalam menyebarkan informasi teknologi  dalam upaya meningkatkan produktivitas pangan termasuk kabupaten TTU. Dijelaskan juga tentang peran penerapan teknologi diantaranya penggunaan benih unggul, penyediaan benih  padi dan jagung yang sesuai dengan kondisi NTT  melalui UPBS BPTP NTT, pemanfaatan curah hujan yang terbatas. Pengembangan inovasi teknologi pertanian dihadapkan infrastruktur penunjang yang terbatas.  Introduksi benih padi di tingkat lapangan, didahului identifikasi tentang kebiasaan petani, kesukaan petani dan peluang pasar.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi bersama, anggota komisi II yang hadir mengharapkan BPTP NTT berperan dalam pendampingan teknologi terutama dalam mensosialisasikan serta mentransfer teknologi pertanian kepada pengguna dan petani di TTU serta sinergitas dengan mitra komisi II yakni Dinas Pertanian kabupaten TTU. Sehingga implementasi teknologi pertanian terutama dalam pengembangan jagung dan padi gogo di tingkat petani TTU dapat sesuai dan akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas.

Setelah diskusi dan konsultasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke gudang UPBS BPTP NTT. Pada saat kunjungan dijelaskan tentang kesiapan UPBS BPTP dalam menyiapkan benih padi dan jagung.  Kepada rombongan anggota DPRD TTU, Kepala BPTP NTT menyerahkan satu bungkus plastic (10 kilogram) benih padi varietas Inpari IR Nutrizinc  label putih dan satu bungkus plastic (10 kilogram) benih jagung varietas Lamuru label putih, dengan harapan agar benih yang diserahkan tersebut dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian kabupaten TTU untuk dikembangkan. [IRR]