JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Mau Membangun Bangsa, Harus Membangun Agama Dan Pertanian,  Dan Agar Bangsa Kuat, Maka Harus Perkuat Agama Dan Pertanian

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian RI ( Dr. H. Syahrul Yasin  Limpo, S.H,.,M.Si, M.H) dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh dan Petani Secara Online yang mengusung thema:  Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian Untuk Meningkatkan Produktifitas Tanaman Padi pada tanggal 4 Juli 2021 yang disiarkan melalui zoom meeting dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Selain melalui zoom meeting, kegiatan pelatihan juga diikuti melalui youtube BPPSDMP live streaming. Selanjutnya Mentan menegaskan bertani itu hebat, bertani itu keren karena dengan bertani itu memenuhi kebutuhan rakyat hari ini dan besok,  sekaligus menemus langit, karena kalau seseorang sehat itu karena makanannya sehat, dan orang yang menyiapkan makanan, maka rejekipun disediakan Allah. Dan rejeki yang tertinggi adalah sehat lahir dan batin, karena masalah uang, rumah, kemewahan hanyalah merupakan rejeki terendah.  Allah menjanjikan sesuatu yaitu sehat’  ungkap Mentan.

Lanjutnya, sekalipun ekonomi melambat karena pandemic, namun pertanian terbukti secara global tidak melambat. ‘Biarkan dunia berguncang, tapi bertani tetap hidup’ imbuh Mentan. Sedangkan bagi penyuluh, Mentan mengharapkan agar benar-benar menjadi contoh, bukan hanya sekedar berbicara tapi ada yang bisa dicontohkan kepada petani. Penyuluh harus menjadi “angle guard” atau bidadari pengawal bagi negeri sehingga dirindukan selalu oleh rakyat atau masyarakat tani di Indonesia.

Kurang lebih 11000 orang penyuluh dan petani  yang tergabung dalam kegiatan pelatihan tersebut, yakni  120 orang penyuluh dan petani  hadir secara offline dalam ruangan pertemuan di BBPP Batangkaluku , dan 1000 orang melalui aplikasi zoom meeting dan selebihnya hadir melalui livestreaming youtube.  Adapun  penyuluh-penyuluh  yang mengikuti kegiatan secara virtual adalah penyuluh daerah dari seluruh Provinsi dan Kabupaten di Indonesia, juga penyuluh BPTP-Balitbangtan-NTT dan mengikuti sejak tanggal 4 dan 5  Juli 2021.

Banyak motivasi yang diberikan oleh  Bapak Mentan dalam kesempatan tersebut, terlebih sekarang dalam era digital dimana penyuluh dan petani dapat langsung berkomunikasi dengan Mentan melalui AOR dan AWR. Untuk mendukung aktivitas penyuluh dan petani, maka peran Badan Litbang Pertanian sangat dibutuhkan terutama dalam hal penyediaan benih berkualitas terutama Varietas Unggul Baru padi, jagung, kedelai, dan yang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber daya Manusia Pertanian/BPPSDMP (Prof. Dr. Ir.  Dedi Nursyamsi, M.Agr) juga mengatakan bahwa BPPSDMP rutin melakukan pelatihan untuk penyuluh mulai dari pemupukan, pengelolaan kesuburuan tanah, varietas padi, kedelai, pelatihan Kewirausahaan Pertanian hingga pelatihan Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal  ini menunjukkan betapa besarnya perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap keberadaan penyuluh  pertanian yang merupakan ujung tombak pembangunan pertanian di Indonesia.

Ayo… tetap semangat para penyuluh pertanian Indonesia. Jayalah negeriku ..Jayalah  bangsaku. Jayalah Penyuluh Pertanian untuk mencapai pertanian yang maju, mandiri dan modern…..

Salam Inovasi (Onike Lailogo)