JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Dua Kelompok tani Milleneal di Perbatasan Kabupaten Kupang Akan Dibekali Pengetahuan Tentang Budidaya Aneka Sayuran

Hari Rabu, tanggal 19 Mei 2021 bertempat di kelompok tani Millineal Stelamaris, Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, telah dilakukan sosialisasi dan CPCL Kegiatan Pendampingan Kawasan Perbatasan Kabupaten Kupang oleh Tim Perbatasan Kabupaten Kupang BPTP NTT (Dr. Ben de Rosari, dan Helena Doga, SST). Kegiatan pendampingan akan dilakukan dalam bentuk bimtek. Sehingga kelompok yang akan terlibat adalah kelompok tani Millenial Stelamaris Kabupaten Kupang berjumlah 15 orang anggota dan kelompok dan Kelompok tani Pelangi. Adapun jumalh anggota kelompok dari kedua kelompok tersebut masing-masing 15 orang.  Dari hasil sosialisasi dan CPCL tersebut diketahui bahwa Kelompok tani Stelamaris membutuhkan benih :Cabe,Tomat, Paria, Kangkung ,Terung, Sawi, Timun, sedangkan Kelompok tani Pelangi mengusulkan benih : Bayam, Kangkung,Petsai,Paria, Pacoi dan Caisin.

Oleh rencana telah direncanakan juga kegiatan bimtek pengenalan dan pengembangan aneka sayuran bagi kedua kelompok tani tersebut pada tanggal 23 dan 24 Juni 2021.

Tujuan pelaksanaan kegiatan pendampingan untuk merubah kebiasaan dan pola tanam dari petani, agar usaha yang dilakukan dapat meningkatkan hasil. Sedangkan jenis usaha yang sudah dan sementara dikerjakan yaitu budidaya tanaman jagung dan juga usaha peternakan. Sekilas mengenai gambaran kegiatan pada awal kegiatan anggota kelompok menolak kegiatan tersebut dengan alasan dari hasil sayuran uangnya sedikit dibanding usaha peternakan yang banyak menghasilkan uang.  Namun, setelah mengikuti kegiatan sosialisasi maka anggota tani telah memiliki suatu pemahaman mengenai manfaat dari usaha tanaman aneka sayuran. Terlebih salah seorang pendamping kelompok yang juga anggtoa kelompok tani (Damianus Baleri) memberikan motivasi  bahwa sebagai kaum muda bisa melakukan usaha untuk mendapatkan penghasilan dari usaha aneka sayuran untuk mengurangi ketergantungan kepada orang tua.  

Dr. Ben DeRosari sebagi peneliti BPTP NTT juga memberikan motivasi dalam bentuk filosofi bahwa ‘pupuk terbaik bagi tanaman adalah tapak kaki petani’ yang artinya bahwa yang namanya petani harus selalu ada di lahan setiap hari.

Harapan petani dengan adanya kegiatan maka hasil yang diperoleh nantinya bisa memenuhi kebutuhan petani dan jika memungkinan ketersediaann pasar agar dapat dijual ke wilayah Oekusi yang merupakan perbatasan di bagian negara Timor Leste. Harapan yang lain bahwa perbaikan infrastuktur baik pertanian maupun non pertanian dapat terus berlangsung sehingga Desa Oepoli lebih mudah ditempuh untuk mendukung  percepatan adopsi Inovasi di tempat ini.

Salam perbatasan, (Halena Doga, Ben de Rosari)