JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

 

BPTP NTT Dan Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur Melaksanakan CPCL Kegiatan Hilirisasi Inovasi Budidaya Aneka Sayur

Pada tanggal 30 April 2021 tim dari kegiatan Hilirisasi Inovasi Budidaya Aneka Sayur BPTP NTT berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur untuk melaksanakan survey lokasi dan penetapan calon lokasi dan calon petani untuk kegiatan demplot dan penerapan berbagai inovasi teknologi dalam meningkatkan produksi aneka sayur yang akan dilaksanakan di Kabupaten Flores Timur.

Bersama Kepala Bidang dan kepala Seksi Hortikultura Kabupaten Flores Timur, tim diarahkan pada beberapa kelompok tani yang merupakan pegiat komoditi hortikultura. Ada empat Kelompok tani yang dikunjungi yakni Poktan Wai Nipa di Desa Tiwa Tobi, dan Poktan Lombok Merah Desa Wailolong yang keduanya di Kecamatan Ile Mandiri. Juga Poktan Nusa Raya di Desa Tenawahang dan Poktan Gaya Tani di Desa Lewolaga dari Kecamatan Titi Hena.

Dalam pertemuan dengan ke empat kelompok tersebut di masing – masing lokasi kegiatan, tim mengidentifikasi potensi dan sekaligus permasalahan yang dihadapi petani dalam kegiatan usahatani aneka sayur di wilayahnya masing-masing.

Potensi yang dimiliki poktan adalah lahan usahatani hortikultura yang cukup luas yakni 1.5 s/d 4.5 ha dan disetiap wilayah memiliki sumber daya air seperti sumur dangkal dan sumur bor yang berjumlah 11 s/d 19 buah serta sumber air irigasi sederhana yang cukup untuk menyirami tanaman aneka sayur petani Selama musim kemarau. Selain itu poktan juga memiliki alsintan yang memadai untuk membantu petani dalam pengolahan lahan usahatani.

Komoditas eksisting yang sudah dikembangkan oleh petani adalah Cabe rawit, cabe merah besar, cabe kriting, terung, sawi, bayam, kacang panjang, tomat, ketimun, kangkung, dan beberapa jenis sayur lainnya, dan menjadi kendala adalah petani belum bisa melakukan perbenihan sayur secara mandiri, diharapkan dari kegiatan ini petani juga sudah bisa belajar untuk dapat memproduksi benih secara mandiri.

Sedangkan permasalahan yang dihadapi adalah inovasi teknologi pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit serta ketersediaan pupuk yang sangat terbatas sehingga  menyebabkan menurunnya produksi dan kualitas aneka sayur petani.  Tim kegiatan Hilirisasi Inovasi Budidaya Aneka Sayur BPTP NTT akan membantu untuk mendiseminasikan inovasi teknologi melalui media Demplot dan Bimtek Tematik. (Kristina Lako, Helena Da Silva)