PANEN PADI INPARI IR NUTRI ZINC DI IP2TP NAIBONAT

Hits: 357

Panen padi Inpari Ir Nutri Zinc dilakukan di IP2TP Naibonat diikuti oleh Komisi II DPRD Propinsi NTT. Kegiatan diawali dgn doa yg dilanjutkan dengan Sekapur Sirih oleh Kepala BPTP NTT (Dr. Proculla R. Matitaputty, S.Pt, M.Si) pada hari Selasa, 4 Mei 2021. Dr. Proculla menjelaskan secara singkat pentingnya penyediaan benih VUB dalam usaha tani. Penggunaan benih unggul berdampak signifikan terhadap hasil usahatani. Oleh karena itu, salah satu peran BPTP adalah sebagai penyedia benih sumber. “Benih yang dipanen hari ini adalah benih padi VUB Inpari IR Nutri Zinc, Situbagendit, Ciherang, Inpari 24, 42, dan 43 label ungu”, kata Dr. Proculla. Selain itu BPTP juga mendampingi penangkar untuk menghasilkan benih sebar.


Sampai saat ini Badan Litbang Pertanian sudah menghasilkan banyak varietas unggul padi yang cocok pada berbagai agroekosistem dengan produktivitas tinggi. Dalam hal ini, BPTP berperan melakukan pengkajian untuk mendapatkan varietas unggul spesifik lokasi. Hasil ubinan panen hari ini (varietas Inpari IR Nutri Zinc) menghasilkan 5,8 ton/ha.


Acara dihadiri oleh Kepala BBP2TP, Tim Ahli dari Anggota DPR RI Komisi IV ( Yohanis Fransiskus Lema, S.IP., M.Si), Komisi II DPRD Propinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prop NTT diwakili Kabid Hortikultura , Ka. BBPP Noelbaki diwakili Koordinator Program, Kepala Karatina Kelas I Kupang dan staf, Kepala BPSB, mewakili SMK PP Lili yakni wakil Kepala sekolah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Kupang diwakili Kabid Hortikultura.


Ketua Komisi II DPRD Prop NTT mengatakan bahwa "Kami selalu ada waktu untuk berkunjung ke BPTP NTT”, kata Ketua komisi antusias. “Kami juga berterima kasih kepada Balai yang telah berkontribusi dalam pembangunan pertanian khususnya lewat program TJPS di NTT dan riset terkait varietas ungggul yang bermanfaat bagi masyarakat”, kata ketua Komisi menambahkan. Ketua Komisi juga berharap dapat dilaksanakan diskusi terkait perumusan kebijakan pemerintah dalam perbenihan di NTT, dengan harapan NTT bisa mandiri benih sehingga benih tidak lagi didatangkan dari luar.


Kepala BBP2TP Bogor (Dr. Ir. Fery Fahruddin Munir, M.Sc. ) dalam sambutannya beliau mengingatkan tentang pesan Menteri Pertanian tentang "Gerakan Pejuang Pangan Nasional". Oleh karena itu Badan Litbangtan selalu berupaya lewat dukungan inovasi teknologi untuk pemerintah dalam penyediaan pangan nasional.


Acara Panen padi diakhiri dengan penyerahan benih lamtoro taramba dan Padi Inpari IR Nutri Zinc sebagai bahan diseminasi. Benih diserahkan kepada Tenaga Ahli anggota DPR RI komisi IV (Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si yang biasa disapa Ansi Lema) antara lain 1 ton Benih padi  IR Nutri Zinc dan Benih Lamtoro Taramba 10 kg. Selain itu juga diserahkan kepada Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris komisi II DPRD NTT diserahkan masing-masing 500 kg Padi Inpari IR Nutri Zinc, serta kepada Asisten II Propinsi NTT benih Jagung Lamuru sebanyak 0,5 ton. . Selain itu, pada kesempatan yang sama juga  penyerahan buku 600  Teknologi Inovatif Badan Litbang kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Provinsi NTT (NK, DP)