Rapat Komisi Teknologi Pertanian Provinsi NTT

Hits: 1212

Bertempat di ruang rapat Setda Kantor Gubernur NTT (12 Mei 2010), dilaksanakan rapat Komisi Teknologi Pertanian Provinsi NTT. Rapat ini diinisiatif oleh BPTP NTT dan didanai dari ACIAR SADI. Rapat tersebut dibuka oleh Gubernur NTT yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Y.A. Mamulak,SIP. Dalam Sambutannya Gubernur NTT mengemukakan bahwa 4 Program Utama Provinsi NTT dalam 5 tahun kedepan adalah menjadikan NTT sebagai Provinsi Jagung, Sapi, Cendana dan Koperasi. Hal ini sejalan dengan 4 target utama Kementerian Pertanian, yakni (1) Pencapaian Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan, (2) Peningkatan Diversifikasi Pangan, (3) Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing, dan Ekspor, (4) Peningkatan Kesejahteraan Petani. Oleh sebab itu, melalui Komisi Teknologi Pertanian, Gubernur NTT mengharapkan agar sinergisme program masing-masing SKPD dapat terintegrasi dengan baik sehingga target dan sasaran yang telah ditetapkan dapat terlaksana dengan baik. Komisi Teknologi Pertanian sebagai wadah atau media komunikasi baik tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi atas indikator kenerja yang telah ditentukan bersama.

Selanjutnya Kepala Bappeda Provinsi NTT sebagai Ketua Tim Komisi Teknologi Pertanian yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda, Dr.dr. H.A. Fernandez,Mkes melaporkan bahwa Komisi Teknologi Pertanian Provinsi NTT telah dibentuk sejak tahun 2002 yaitu melalui SK Gubernur Nomor 8/KEP.HK/2002 yang merupakan pembaharuan dari SK Gubernur Nomor 259/SKEP/HK/1996. Tugas dan Fungsinya adalah : 1). Menetapkan kebijakan strategis dan target penelitian dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan pertanian di NTT, 2). Melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan penelitian/pengkajian dalam kaitannya dengan kebutuhan pemda dan pengguna lainnya. Sejak tahun 2006 sampai 2008 kegiatan Komisi Teknologi Pertanian tidak berjalan dengan baik. Hal ini terutama disebabkan penganggaran yang selama ini dibiayai dari Badan Litbang Pertanian tidak tersedia lagi. Oleh sebab itu melalui inisiatip BPTP-NTT di bantu oleh ACIAR SADI maka, pada tanggal 28 Oktober 2008 dilakukan rapat pertama setelah tiga tahun berhenti, dan kemudian rapat kedua dilakukan tanggal 12-13 Maret 2009.Hasil dari kedua kali rapat tersebut anggota komisi bersepakat bahwa komisi ini sangat diperlukan untuk banyak kepentingan bagi pembangunan pertanian wilayah. Kemudian melalui SK Gubernur No 172/Kep/HK/2010 dibentuk Tim Komisi dan Tim Teknis Teknologi Pertanian berdasarkan struktur SKPD yang baru dan tugas dan fungsi yang mendukung Program Pemerintah Provinsi NTT.

  Kepala BPTP NTT, Dr.Ir. Joko Triastono sebagai Sekertaris Komisi dan Ketua Tim Teknis Teknologi Pertanian menjelaskan tugas dan fungsi Tim Komisi dan Tim Teknis Teknologi Pertanian. Dari ACIAR SADI, Dr Saediman menyampaikan Review Kegiatan ACIAR-SADI dalam Proses Perencanaan dan Implementasinya dan dari Bidang Program BPTP NTT, Bernard deRosari,SP.MP menyampaikan 5 teknologi unggulan yang telah dihasilkan BPTP NTT dalam 5 tahun terakhir dan program pengkajian dan diseminasi BPTP NTT tahun 2010. (Sumber: Jefry Mandala)