JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

Sosialisasi E-Form PUAP 2010 dan Evaluasi Kegiatan PMT PUAP 2009

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementrian Pertanian bertanggung jawab dalam hal penyelenggaraan laporan melalui fasilitas elektronik (E-Form PUAP)). Hal ini karena PUAP memiliki wilayah kerja yang sangat luas di Indonesia. Oleh karena itu sistem pelaporan harus bersifat tepat dan cepat dengan menggunakan media elektronik, sehingga PMT harus dibekali dengan fasilitas komputer dan lebih dari itu PMT mau tidak mau harus bisa menggunakan Internet dan bahkan memiliki no e-mail pribadi sehingga memudahkan dalam pengiriman laporan. Hal ini diungkapkan oleh Bapak Ir. Taslim Bilah, M.Sc (Pejabat yang mewakili Kepala PUSDATIN) dalam arahannya pada acara Pembukaan Kegiatan /Sosialisasi E-Form PUAP Tahun 2010 dan Evalusasi Kegiatan PMT Tahun 2009 di Sekretariat PUAP NTT di Laboratorium Diseminasi-BPTP NTT) Jalan Timor Raya Km. 17 Noelbaki Kupang.  Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BPTP NTT (Dr. Ir. Joko Triastono). Sebelum membuka kegiatan tersebut, dalam arahannya Ka BPTP NTT mengatakan bahwa 2 hal yang harus diperhatikan oleh seorang PMT, yakni Pelaporan dan Operasional di Lapangan. Dari sisi pelaporan, PUAP setiap tahun menghabiskan dana lebih dari 1 triliun. Oleh karena itu di tingkat Kementrian pelaporan dituntut harus lebih baik yaitu yang nyata di lapangan. Terkait dengan program Pemda NTT menjadikan NTT sebagai Propinsi Jagung, Sapi, Koperasi dan Cendana), maka yang sangat terkait dengan PUAP adalah Koperasi. Selain itu, diungkapkan bahwa akan sangat dihargai PMT yang berani mengungkapkan bila ada masalah-masalah penyelewengan yang dilakukan oleh Gapoktan.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut adalah Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan NTT (Ir. Muhammad Amir Saade, M.Si), Struktural dan Fungsional Peneliti dan Penyuluh BPTT NTT dan Narasumber E-Form yakni Bambang Sugiono (Pusdatin-Jakarta) dan Vera Diah Saraswati, S.Kom (BBP2TP – Bogor).

Dalam acara pembukaan tersebut, Ir. Andreas Ila selaku Koordinator Sekretariat PUAP NTT dalam laporannya mengatakan bahwa beberapa alasan dilakukan kegiatan tersebut adalah :i)  masih adanya perbedaan persepsi mengenai tugas dan tanggung jawab PMT, sehingga rencana kerja tahunan yang dibuat oleh PMT masih memuat kegiatan-kegiatan di luar tupoksi PMT dan pelaksanaan tugas PMT pada umumnya belum berjalan dengan baik, 2) fungsi BPTP sebagai koordinator PUAP dan PMT di tingkat Propinsi NTT belum dipahami secara baik, 3) Laporan manual dan elektronik Tahun 2009 belum diselesaikan dengan baik sehingga terkesan membuat laporan seadanya tanpa mengemukakakan persoalan-persoalan di lapangan, 4) ada beberapa PMT yang masih baru menjalankan tugasnya pada tahun 2009, sehingga melalui kegiatan ini sesama PMT saling mengenal satu dengan yang lainnya, dan selain itu juga diharapkan adanya saling berbagi pengalaman diantara sesama PMT, 5) memecahkan masalah yang dihadapi PMT di lapangan sehingga PMT perlu mengutarakan persoalan-persoalan tersebut, 6) merumuskan mekanisme pelaporan sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam pembuatannya.


Kegiatan sosialisasi ini dalam perencanaannya diikuti oleh 41 PMT dari 20 kabupaten di NTT, namun hingga acara penutupan, PMT yang hadir hanya 32 orang karena PMT dari Kabupaten Nagekeo 2 orang, Sumba Tengah 2 orang, Sumba Barat Daya 2 orang, Ngada 2 orang dan Lembata 1 orang  karena berbagai alasan seperti trasnportasi dan alasan kesehatan. Beberapa kegiatan yang mewarnai pertemuan sosialisasi tersebut adalah pemaparan pengalaman PMT serta permasalahan yang dihadapi masing-masing PMT-PMT  di kabupaten, yang dilanjutkan dengan sosialisasi E-Form oleh fasilitator yaitu Bambang Sugiyono, S.Kom (Pusdatin-Kementrian Pertanian-Jakarta) dan Vera Diah Saraswati, S.Kom (BBP2TP Bogor). Pembekalan mengenai E-Form PUAP tersebut selain diberikan bagi PMT dari kabupaten-kabupaten, juga bagi petugas sekretariat PUAP BPTP NTT. Setelah pembekalan mengenai E-Form, dilanjutkan dengan Evaluasi Pelaksanaan Tugas PMT Tahun 2009 oleh Koordinator Sekretariat PUAP NTT (Ir. Andreas Ila) yang sekaligus menutup kegiatan sosialisasi tersebut pada hari Sabtu, 15 Mei 2010 pukul 13,00.

Sekilas mengenai PUAP, seperti pada Petunjuk Teknis PUAP oleh Kementrian Pertanian (dulunya Departemen Pertanian) tahun 2008, bahwa Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) merupakan program Kementrian Pertanian yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan antar wilayah dan sektor. Untuk melaksanakan PUAP diawali dengan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia sebagai pelaksana kegiatan PUAP di lapangan.

Peningkatan kapasias SDM ditujukan bagi pengurus Gapoktan, Kelompok Tani, Penyuluh Pendamping dan Penyelia Mitra Tani (PMT). PMT adalah tenaga profesional yang direkrut oleh Kementrian Pertanian yang mempunyai tugas yang utama mensupervisi dan advokasi kepada penyuluh pendamping dalam pengembangan usaha agribisnis perdesaan.

Gapoktan yang telah mengikuti pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan dan manajemen, akan diberikan dana Bantuan Langsung Masyakat (BLM) untuk setiap Gapoktan dalam rangka mengembangkan usaha agribisnis perdesaan yang meliputi usaha buidaya (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan) dan usaha non budidaya (industri rumah tangga, pemasaran/bakulan, dan usaha lainnya yang berbasis pertanian)

Dalam pengembangan usaha agribisnis perdesaan Gapoktan dapat membentuk unit usaha otonom yang meliputi unit simpan pinjam, unit usaha saprodi, unit usaha pengolahan dan pemasaran. Pembentukan unit usaha otonom disepakati dalam rapat anggota Gapoktan. (Sumber : Ir. Onike T. Lailogo, M.Si/Penyuluh Pertanian BPTP NTT)