Berita

Infrastruktur dan Pertanian di Perbatasan Oepoli – Oecusse (Bagian 2 dari 4)

Persiapan lahan di Lereng bukit Desa Tasinifu, wilayah Kabupaten TTU yang berbatasan dengan encale OecusseWaktu sudah menunjukkan pukul 5 petang ketika Tiem Perbatasan BPTP hendak menyeberangi sungai Aplal. Sudah sekitar 10 jam perjalanan dari kota Kupang dan masih butuh waktu sekitar 4 jam lagi untuk tiba di Oepoli. Panorama alam yang indah …………, gunung Mutis yang menjulang tinggi dengan hutan Ampupu (Eucalyptus urophylla) yang spesifik seolah meniadakan kelelahan fisik yang kami alami karena jalan berbatu dan berlumpur sejak memasuki Tobu – wilayah TTS, berlajut terus memasuki wilayah TTU dan balik lagi ke wilayah kabupaten Kupang untuk menuju Oepoli. Akh …. sungguh perjalanan yang melelahkan tapi sangat menyenangkan.

Selanjutnya: Infrastruktur dan Pertanian di Perbatasan Oepoli – Oecusse (Bagian 2 dari 4)

 

Lulusnya Peserta Bimtek dan Ujian Keahlian Penggadaan Barang/Jasa dari BPTP NTT

Lulusnya Peserta Bimtek dan Ujian Keahlian Penggadaan Barang/Jasa dari BPTP NTT Tersedianya SDM yang memenuhi persyaratan Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa merupakan salah satu syarat dalam pemenuhan kebutuhan organisasi pengelola pengadaan barang dan jasa.

Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Ujian Sertifikasi keahlian Pengadaan Barang dan Jasa selama empat hari (19 – 24 Februari 2018) di Pusat Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor Jawa Barat.

Peserta Bimtek adalah staf sabagai POKJ ULP atau PPK maupun Pejabat Pengadaan yang berasal dari 62 lembaga lingkup Kementerian pertanian antara lain : 1) Balai Besar Karantina Pertanian, 2) 17 Balai Karantina Pertanian kelas I dan II, 3) Loka Pengkaian Teknologi Pertanian, 4) 6 Stasiun Karantina Pertanian kelas I dan II, 5) 25 BPTP, 6) Balai Besar Veteriner, 7) Balai Besar IB, 8) Balai Besar Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional II, 9) BBP Pertanian, 10) Balai Pelatihan Pertanian, 11) BBP Peternakan, 12) Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, 13) SMK-Pertanian Pembangunan, 14) 2 Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan, dan 15) Balai Pembibitan dan Hijauan Pakan Ternak.

Selanjutnya: Lulusnya Peserta Bimtek dan Ujian Keahlian Penggadaan Barang/Jasa dari BPTP NTT

   

Wilayah Perbatasan Yang Terasa Dekat tapi “Jauh” Namun Tidak Terlupakan. (Bagian 1 dari 4)

Kondisi Infrastruktur Jalan ke Oepoli
Oepoli– Suatu wilayah perbatasan kabupaten Kupang dengan enclave Oecusse diatas peta hanya berjarak separuh dari perbatasan Turiscain di Kabupaten Belu, namun ketika menuju ke wilayah tersebut dibutuhkan waktu sekitar 12 jam perjalanan darat atau dua kali lipat waktu yang dibutuhkan untuk menuju Turiscain. 

Jika melewati pantai utara pada musim hujan seperti ini membutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena harus melewati ratusan rintangan sungai yang sewaktu-waktu meluap. Sungai-sungai tersebut sering disebut sebagai “sungai dapat di tunggu” karena jika banjir kendaraan harus menunggu diseberang sungai untuk waktu yang tidak tentu sampai sungai reda untuk bisa dilewati.

Selanjutnya: Wilayah Perbatasan Yang Terasa Dekat tapi “Jauh” Namun Tidak Terlupakan. (Bagian 1 dari 4)

   

Persiapan Penyerahan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Mollo-TTS

Rapat Persiapan Penyerahan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Mollo-TTS bertempat di aula utama BPTP Balitbangtan NTT, yang dipimpin oleh Dr. Syamsuddin, M.Sc (Ka. BPTP Balitbangtan NTT) dan di hadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi kabupaten TTS dan rombongan, diantaranya Kepala Dinas Pertanian TTS, Kepala Dinas Peternakan TTS, Kepala Badan Anggaran dan Aset Daerah. (27/2/2018)

Selanjutnya: Persiapan Penyerahan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Mollo-TTS

   

TOT Malaka Mengawali Gebrakan DIP-WP Mendukung LPBE-WP di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tahun 2018, BPTP Balitbangtan NTT diberi mandat untuk melakukan kegiatan Dukungan Inovasi Pertanian di Wilayah Perbatasan (DIP-WP) mendukung Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor di Wilayah Perbatasan (LPBE-WP), yang pelaksanaannya di tujuh kabupaten yaitu Kabupaten Malaka dan Belu sebagai kabupaten prioritas tinggi, dan lima kabupaten lainnya yaitu Kabupaten TTU, Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Alor sebagai kabupaten prioritas sedang.

Selanjutnya: TOT Malaka Mengawali Gebrakan DIP-WP Mendukung LPBE-WP di Provinsi Nusa Tenggara Timur

   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

English Version

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday13
mod_vvisit_counterYesterday150
mod_vvisit_counterThis week452
mod_vvisit_counterLast week760
mod_vvisit_counterThis month2430
mod_vvisit_counterLast month4294
mod_vvisit_counterAll days356925

Online (20 minutes ago): 1
Your IP: 54.80.97.221
,
Today: Mei 23, 2018