JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Peneliti BPTP NTT : Tetap Sosialisasi Teknologi Budidaya Bawang

Peneliti Sumber Daya Pertanian dari BPTP NTT , Dr.Ir.Toni Basuki mengatakan petani bawang di Malaka sangat responsif menanam bawang. Hingga saat ini pihaknya tetap menggelar sosialisasi bagi petani agar bekerja sesuai SOP Budidaya bawang agar bisa memberikan hasil optimal bagi petani. Dirinya mengingatkan agar dalam menangani komoditi bawang merah perlu dilakukan secara holistik agar bisa sustainable. Penegasan itu disampaikan Peneliti Sumber Daya Pertanian dari BPTP NTT , Dr.Ir.Toni Basuki kepada wartawan di Betun-Senin 9/7-2018).Dikatakannya, hingga saat ini sesuai pantauan di lapangan masyarakat Malaka sangat antusias dengan program RPM usungan Bupati SBS khususnya pada komoditi bawang merah dan dibuktikan saat kunjungan diberbagai desa yang menanam bawang merah masyarakat sangat responsif. 
 
“Kita tetap gencar lakukan sosialisasi agar petani bisa taat dan disiplin pada SOP budidaya bawang merah yang sudah direkomendasikan tim ahli”.

“Kita tetap jaga agar kedepannya semua petani bisa mendapatkan pembelajaran teknologi budidaya bawang merah agar memiki skill yang memadai tentang budidaya bawang agar sesuai standart mutu produksi” “Kita tetap menjaga animo masyarakat agar apa yang sudah dilakukan saat ini berkesinanbungan”  
 
Terkait Program RPM Peneliti Toni mengatakan cara pandang terhadap program usungan Bupati SBS itu harus dilihat secara komprehenship, holistik dan tidak bersifat sektoral.
 
“Cara berpikir dan bertindak juga harus revolusi. Artinya, Semua komponen harus ambil peran” 
 
“Keberhasilan Program RPM bukan hanya urusan dinas Pertanian dan Ketahanan pangan tetapi harus melibatkan semua pihak.”
 
“Konsep berpikir ini harus kita bangun sejak dini dengan dasar pikir kita membangun Capacity Building” “Kalau RPM itu sebuah gerakan maka semua elemen perlu ambil bagian mulai dari hulu hingga hilir sehingga tetap berkesinambungan kedepannya”