JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Amfoang Timur, PANEN LAGI TANAM LAGI

Kelompoktani Moin Feu harus bisa menjadi motivator bagi kelompoktani lainnya dan tetap mengikuti teknologi jajar legowo 2 : 1 yang sudah terbukti dapat meningkatkan hasil panen padi sawah meskipun tidak didampingi lagi oleh BPTP Balitbangtan NTT, selain itu ternak babi yang dipelihara hasil binaan BPTP Balitbangtan NTT terus dikembangkan dan dapat menjadi sentra perbibitan ternak babi agar kebutuhan bakalan ternak babi tidak perlu didatangkan dari luar daerah. Hal ini dikatakan oleh Camat Amfoang Timur (Noch Wilman) pada saat acara panen perdana padi sawah teknologi jajar legowo 2 : 1 Kegiatan Lumbung Pangan Wilayah Perbatasan di Desa Netemnanu Utara Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang.

Hadir pada saat itu, Komandan SATGASTER (Jeri Ado) wilayah perbatasan Kabupaten Kupang – RDTL, Aparat Desa, Petugas P3A, dan 4 kelompoktani. Pada kesempatan tersebut Camat Amfoang Timur juga meminta agar Kelompok Wanita Tani (KWT) Nekmese yang telah mendapat bantuan ternak ayam KUB terus aktif mengembangkan ternak tersebut.

Persoalan yang dihadapi KWT Nekmese yakni cara menetaskan telur sebab tipe ayam KUB adalah ayam petelur, sehingga induk ayam tidak mengerami telurnya, dan diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan bantuan berupa mesin penetasan telur, karena selama ini telur hasil pemeliharaan ayam hanya dijual untuk pemupukan modal kas kelompok.

Selain kegiatan panen perdana padi sawah, BPTP Balitbangtan NTT juga mendampingi kegiatan persiapan lahan untuk penanaman jagung komposit yang direncanakan tanam pada minggu kedua bulan Juni 2018 seluas 10 ha di dua kelompoktani yakni kelompoktani Moin Feu di Desa Netemnanu Utara dan kelompoktani Talita Jaya di Desa Netemnanu.

Kegiatan Lumbung Pangan Wilayah Perbatasan dilanjutkan dengan penanaman simbolis padi sawah seluas 10 ha dengan menggunakan teknologi jajar legowo 2 : 1 di Kelompoktani Harapan Baru Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kelompoktani sangat antusias mengikuti bimbingan dalam menerapkan teknologi jajar legowo 2 : 1 dan mengharapkan agar BPTP Balitbangtan NTTterus membimbing hingga saat panen. Inovasi teknologi pertaniandiharapkan mampu menjawab persoalan usahatani di wilayah perbatasan.

Hal ini dikatakan Mantri Tani Kecamatan Mutis pada saat penanaman simbolis, dan mengharapkan agar kelompoktani bisa berusaha lebih baik lagi,sehingga hasil panen bisa meningkat, pendapatan meningkat dan kesejahteraan petani dapat tercapai. (YN,CS,HD,MR)