Pemda Kabupaten Sumba Barat

Berita

 Siap Mendukung Keberlanjutan Keberhasilan Kegiatan FEATI.


Ini merupakan salah satu dari 5 butir kesepakatan yang dirumuskan setelah melakukan workhop Advokasi Kegiatan Pengkajian FEATI oleh BPTP NTT bekerja sama dengan Badan Koordinasi PP dan Ketahanan pangan (BP3KP) Kabupaten Sumba Barat pada tanggal 6 Oktober 2011 di Aula BP3KP. Workshop Advokasi didahului oleh 2 (dua) workshop lainnya yaitu Workshop Persiapan Action Research Facility (ARF) Dalam Rangka Mendukung FMA dan Workshop Pengembangan dan Scalling kegiatan FMA. Kedua workshop tersebut dilaksanakan di desa Lamboya Bawah, Kecamatan Lamboya, Kab. Sumba Barat, tanggal 4 dan 5 Oktober 2011.

Workshop Advokasi yang pesertanya didominasi oleh Tim Teknis Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sumba Barat serta para penyuluh pertanian yang ada baik di BK3KP maupun dari BPP-BPP di kabupaten Sumba Barat telah dibuka secara resmi oleh Assiten Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang juga sebagai Ketua Tim Teknis Penyuluhan di Kabupaten Sumba Barat (Dra. M.M.A. Pote Leba – Henuk, Msi).

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyajian materi mengenai Hasil Kegiatan Kajian BPTP NTT di Kabupaten Sumba Barat oleh peneliti BPTP NTT (Ir. Charles Y. Bora, M.Si) dan juga penyajian Kegiatan FEATI di 40 UPFMA Desa oleh PPK FEATI kabupaten Sumba Barat (IR. Chris Y. Lappy).

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang akhirnya hasil diskusi dipanelkan dan didiskusikan lebih lanjut yang akhirnya dirumuskan dalam bentuk rumusan kesepakatan oleh Tim Perumus. Adapun rumusan kesepakatan adalah sebagai berikut : 1. Kegiatan FEATI yng sudah dillaksanakan selama 5 tahun dirasa perlu untuk dilanjutan yang didukung oleh dana Pemerintah Daerah kabupaten Sumba Barat 2. Keberlanjutan program tersebtu sagat ditentukan oleh jejaring kerja antara semua pihak terkait yang dalam hal ini dikoordinir oleh Tim Komisi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sumba Barat 3. Perlu adanya penjabaran lebih lanjut oleh masing-masing SKPD terkait melalui program Peningkatan Kesejahteraan Petani yang diawali pada tahun anggaran 2012 4. Sebagai tindak lanjut point 3, maka SKPD akan melaksanakan pertemuan yang dikoordinir oleh Assisten Bidang Ekonomi Pembangunan sebagai Ketua Tim Komisi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sumba Barat 5. Perlu dilakukan kerjsasama antara Pihak Pemerintah Daearah Kabupaten Sumba Barat dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT yang dilakukan dalam bentuk Nota Kesepahaman Bersama (MOU).
(Sumber : Ir. Onike T. Lailogo, M.Si/Penyuluh Pertanian Madya BPTP NTT)

(Back)......

English Version

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday59
mod_vvisit_counterYesterday78
mod_vvisit_counterThis week59
mod_vvisit_counterLast week941
mod_vvisit_counterThis month3998
mod_vvisit_counterLast month4572
mod_vvisit_counterAll days206229

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 54.81.76.147
,
Today: Okt 26, 2014