JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Menyusul Pendatanganan MOU, Diwujudkan Dengan PKS Antara BPTP NTT dan Distan Manggarai Timur

Bertempat di Balai Penyuluhan Kecamatan Kota Komba di Borong, Manggarai Timur telah dilakukan pendandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur dengan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur. Acara yang dilaksanakan pada 29 Oktober 2018 ini merupakan tindak lanjut dari hasil Penandatangan MOU tertanggal 15 Oktober yang lalu dimana Dr. Syamsuddin selaku Kepala BPTP NTT dan Ir. Silvester Djerabat selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai.

Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan kerjasama dalam bidang Pengkajian/Penelitian  dan Perakitan Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi serta Kerjasama Lainnya untuk menunjang pelaksanaan pembangunan Petanian demi Peningkatan kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Manggarai Timur, seperti sesuai dengan isi dari MOU tersebut.

Selanjutnya, menyusul MOU ini telah ditindaklanjuti dengan PKS tentang Penyusunan Action Plan Pengembangan Kawasan Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, khususnya untuk komoditas Padi, Jagung, Kedele, Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabe.

Untuk menunjang pelaksanaan PKS ini  BPTP NTT telah membentuk tim dan bergabung dengan tim Dinas Pertanian Manggarai Timur. Output dari kegiatan ini adalah Dokumen Action Plan Pengembangan Pertanian dalam rentang waktu 2019 -2023.

Untuk diketahui bahwa Action Plan ini merupakan aras perencanaan pembangunan pertanian yang tidak terlepas dari Rencana Strategis  (Renstra) tingkat Kementerian Pertanian, Renstra/Master Plan tingkat provinsi NTT.

Hal-hal substansi yang termuat dalam Action Plan ini termasuk di dalamnya, Peta Jalan (Roadmap) dari 6 komoditas tersebut, Business Plan, Action Plan, Indikator Keberhasilan serta Implikasi Teknis dalam bentuk Petunjuk Teknis Pengembangan masing-masing komoditas.

Selain itu, potensi atau profil wilayah dan profil sumberdaya petani dan SDM Pertanian lainnya serta infrastruktur pertanian yang tersedia akan menjadi informasi penting sebagai bahan pertimbangan, termasuk RPJMD Manggarai Timur (tb)