JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Bertempat di Aula Bappeda Provinsi NTT, hari ini (28/09/2018) dilaksanakan Rapat Koordinasi Komisi Daerah SDG NTT, dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Prov.NTT (Ir. Wayan Darmawa, MT) didampingi oleh Direktur Pengembangan SDM di Kementerian Desa Tertinggal (Drs. Priyono, M.Sc), Plt.Kepala BPTP Balitbangtan NTT yang diwakili oleh Drs. Jemi A. W. Banoet (KTU), Penanggung Jawab kegiatan Pengelolaan SDG BPTP Balitbangtan NTT (Dr. Evert Y. Hosang) serta Anggota Komda NTT lainnya dan perwakilan undangan dari Kabupaten/Kota di NTT, dengan jumlah peserta lebih kurang 50 orang.

Rapat Koordinasi dilaksanakan dalam rangka Untuk mengetahui upaya-upaya yang telah dilaksanakan pada masing Kabupaten/Kota dalam pelestarian SDG, Menjaring Varietas Lokal dari Kabupaten/Kota yang akan didaftarkan dan Mengaktifkan kembali Kegiatan Komda SDG NTT.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan hasil kegiatan pengelolaan SDG BPTP Balitbangtan NTT oleh PJ Kegiatan SDG BPTP Balitbangtan NTT (Dr. Evert Y. Hosang) dan diskusi

Evert Y. Hosang dalam paparannya selain menyampaikan varietas-varietas yang telah/sedang tahap pendaftaran juga menyampaikan cara pendaftaran perlindungan varietas lokal. 

Peserta Rakor menyambut baik pertemuan ini dan beberapa peserta menyampaikan beberapa varietas yang perlu dukungan dalam upaya pelestarian nya. Terdapat beberapa point yang menjadi perhatian seluruh anggota Komda.

Kegiatan koordinasi sebagai sarana bertukar informasi dan komunikasi antar instansi terkait, dalam hal pendaftaran dan pelestarian varietas Sumber Daya Genetik lokal, sehingga diharapkan partisipasi aktif pihak-pihak yang terlibat didalamnya.

Kita bekerja harus lebih cepat karena instruksi gubernur bahwa tahun 2023 NTT harus meningkat ke urutan provinsi 10 besar di Indonesia...saat ini NTT urutan 31, ungkap Kepala Bapeda (ch/eh/cb)