JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

BPTP Balitbangtan NTT sedang melakukan perbanyakan benih Jagung Provit-A dan Srikandi Kuning. Hasil perbanyakan tersebut dimaksudkan untuk dapat dikembangkan kembali masyarakat tani di NTT yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi pangan harian. 

Masyarakat NTT khususnya yang masih bermukim di pedalaman atau desa-desa masih mengandalkan Jagung sebagai pangan pokok atau utama. Selama ini umumnya masyarakat mengkonsumsi jagung dari jenis hybrida maupun lainnya yang secara umum tidak memiliki kandungan Gizi sebaik jagung Provit-A dan Srikandi Kuning, serta umumnya lebih diperuntukkan untuk pakan.

Jagung varietas Provit-A1 dan Srikandi Kuning-1 merupakan Jagung yang di lepas oleh Kamentan (Balitsereal) hasil para pemulia-pemulia jagung.  Provit-A1 dan Srikandi Kuning-1 akan terus didorong untuk menggantikan varietas-varetas jagung lainnya yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bahan pangannya.

Keunggulan Jagung Provit-A1 adalah kaya vitamin A atau beta karoten untuk pencegahan kanker yakni 8-15 µg/g, serta kandungan nutrisi utama protein untuk Gizi sempurna, minyak, dan karbohidrat untuk kalori.  Sedangkan Srikandi Kuning-1 memiliki kandungan protein 10,3%, kandungan lisin 0,46% dan triptofan 0.09%.  Keunggulan kandungan gizi kedua Varietas tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya yang sering dikonsumsi masyarakat.

Kedua Varietas tersebut sangat mudah ditanam masyarakat karena tergolong varietas Komposit dan memiliki potensi hasil yang cukup besar yaitu Provit – A1 sebesar 6,0-7,0 t/ha, sedangkan Srikandin Kuning-1 sebesar 79 – 8,1 t/ha. (syam,emb)