JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Hari Kamis (30/8) petani NTT kembali mengukir sejarah di bidang pertanian. Panen bawang merah dengan menembus rekor produktivitas yang mencapai 18,8 ton/ha. Itu terjadi di Poktan Talahia, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur dari kegiatan Pendampingan Kawasan Hortikultura BPTP NTT.

Nuansa gembira dan haru diawali dalam balutan budaya Lamaholot menyambut para tamu, rombongan Bupati Flores Timur, dengan tarian "hedung" dan tarian bambu. Semua haru dalam acara panen itu.

Para petani itu, Poktan Talahia merupakan pemain baru dalam usahatani bawang merah. Mereka patuh, setia dan bekerja giat serta tulus sehingga membuahkan hasil yang baik.

Flores Timur harus mandiri

NTT harus mandiri

Mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Demikian intisari dari semua pembicara dan niat dari semua yang hadir.

Negeri kita kaya, tanah kita empuk untuk pertanian... Tinggal orangnya yang mau menyebut dirinya petani untuk bekerja lebih giat, lebih tangkas dan mengikuti anjuran inovasi. "Pupuk terbaik adalah tapak kaki petani".

Badan Litbang Pertanian, melalui BPTP NTT sebagai ujung tombaknya di daerah, pemerintah baik pusat maupun daerah, siap membantu dan terlibat dalam perjalanan pembangunan ini. "Tidak ada hal yang lebih penting lagi di dunia ini selain pertanian, jika ingin masuk surga".

Inovasi tiada henti

Rakyat sejahtera, negara kuat