JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial


Menyambut hal tersebut, maka sesuai dengan amanat yang sudah diberikan kepada team penyuluh BPTP untuk mengorganisir kegiatan dimaksud, maka beberapa langkah persiapan telah dilakukan antara lain :
  1. Rapat koordinasi semua penanggungjawab kegiatan yang berada dibawah naungan RDHP Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Diseminasi Inovasi Pertanian TA. 2018 dengan KSPP BPTP-Balitbangtan NTT pada tanggal 2 Februari 2018. Hasil rapat koordinasi tersebut diperoleh kesepakatan untuk sinergisitas kegiatan-kegiatan. Kegiatan tersebut antara lain Peningkatan Kapasitas Penyuluh BPTP, Peningkatan Kapasitas Penyuluh Daerah (yang didalamnya adalah kegiatan Bimbingan Teknis, Buku Saku, dan Menjadi Nara Sumber pada pertemuan rutin penyuluh daerah), Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian, Sinkronisasi Programa Penyuluhan Tingkat Propiinsi dan Temu Aplikasi Teknonlogi Pertanian serta Kegiatan Kaji Terap.
  2. Rapat Koordnasi tersebut tidak bertepuk sebelah tangan, karena setelah adanya workshop Sosialisasi Pedum Kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Diseminasi Inovasi Pertanian di Bogor pada tanggal yang diikuti oleh Ir. Andreas Iladan Ir. Adriana Bire, MSc tanggal 22-23 Februari 2018 bahwa pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ada dibawah payung kegiatan dimaksud harus difokuskan pada sasaran yang sama sehingga nantinya akan menghasilkan sebuah rekomendasi tentang model diseminasi inovasi teknologi dan juga Karya Tulis Ilmiah
  3. Untuk lebih memantapkan persiapan-persiapan kegiatan, maka Team Inti dari Kegiatan tersebut telah mengadakan suatu Koordinasi dengan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan (Ir. Marten Rahakbau). Hasil koordinasi tersebut Team mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan rencana pelaksanaan kegiatan antara lain tempat pelaksanaan kegiatan adalah di BPP Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Setelah itu, team melakukan Rapat Koordianasi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang (Ir. Arnold Saubaki).
  4. Pada hari Jumat, tanggal 16 Maret 2018 team mengadakan pendekatan secara langsung dengan pihak BPP Oeteta. Sehingga disepakati bahwa BPP Oeteta siap menjadi tuan rumah pelaksanaan kaji terap.
  5. Operasional kegiatan akan diawali dengan pelaksanaan Temu Teknis Inovasi Jagung dalam bentuk Workshop yang akan dilaksanakan di BPP Oeteta, Kecamatan Sulamu pada hari Jumat, tanggal 23 Maret 2018. Oleh karena itu seluruh team akan melakukan persiapan akhir pada hari Kamis, tanggal 22 Maret 2018.
  6. Adapun penyuluh-penyuluh yang akan menjadi peserta Workshop tersebut adalah penyuluh-penyuluh calon peserta kaji terap yang juga adalah peserta Bimtek dengan jumlah 30 orang berada dari BPP Oeteta Kecamatan Sulamu, BPP Poto Kecamatan Fatuleu Barat, BPP Naibonat Kecamatan Kupang Timur, BPP Takari Kecamatan Takari, BPP Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah dan BPP Oelbiteno Kecamatan Fatuleu Tengah, Penyuluh Kabupaten Kupang serta satu orang babinsa kecamatan Sulamu.
  7. Pada prinsipnya dimana ada Kaji Terap, di situ ada Temu Teknis Inovasi dan di situ pula ada Bimtek.
  8. Hasil dari Kaji Terap diharapkan masing-masing penyuluh akan melakukan kegiatan Demonstrasi Plot di desa binaan masing-masing sebagai dampak dari kegiatan Kaji Terap dan Bimtek.
  9. Selain itu, telah pula disepakati pada pertemuan penyuluh BPTP-Balitbangtan-NTT pada hari Senin, 19 Maret 2018 bahwa :
  • Untuk melakukan persiapan materi untuk Buku Saku, Bahan-bahan Publikasi dan Juknis Bimtek telah dibentuk masing-masing team untuk setiap materi yang akan disusun yakni tentang budidaya padi, jagung dan kedele. Team ini pula yang bertanggungjawab untuk bahan juknis bimtek dan publikasilainnya berupa materi-materi dalam media tercetak seperti folder, poster dan banner.
  • Semua penyuluh BPTP –Balitbangtan-NTT akan terlibat langsung dalam kegiatan Temu Inovasi bersama peneliti yang akan menjadi nara sumber.
Sukses penelitinya, sukses penyuluhnya, sukses petaninya. Salam inovasi (Onike-TL)