JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Delegasi Kementan Timor Leste Kunjungi Kawitan Padi BPTP NTT

Delegasi Kementan Timor Leste Kunjungi Kawitan Padi BPTP NTT

#SahabaTani #SalamInovasi #bptpntt Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP) Nusa...

Rapat Koordinasi UPSUS NTT

Rapat Koordinasi UPSUS NTT

Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakord) Upaya Khusus (Upsus) NTT dilaksanakan di Kupang Rabu,...

Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di Kabupaten Kupang

Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di Kabupaten Kupang

Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di...

Poktan Amnekat-Desa Oeteta Diperkenalkan Penerapan Inovasi Budidaya Jagung NASA29

Poktan Amnekat-Desa Oeteta Diperkenalkan Penerapan Inovasi Budidaya Jagung NASA29

Kelompok Tani (Poktan) Amnekat-Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang mendapat...

  • Delegasi Kementan Timor Leste Kunjungi Kawitan Padi BPTP NTT

    Delegasi Kementan Timor Leste Kunjungi Kawitan Padi BPTP NTT

    Friday, 13 September 2019 01:06
  • Rapat Koordinasi UPSUS NTT

    Rapat Koordinasi UPSUS NTT

    Thursday, 05 September 2019 01:26
  • Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di Kabupaten Kupang

    Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di Kabupaten Kupang

    Thursday, 05 September 2019 00:04
  • Poktan Amnekat-Desa Oeteta Diperkenalkan Penerapan Inovasi Budidaya Jagung NASA29

    Poktan Amnekat-Desa Oeteta Diperkenalkan Penerapan Inovasi Budidaya Jagung NASA29

    Monday, 02 September 2019 13:58

Info Teknologi

TINGKATKAN PRODUKSI DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGO...
23 Apr 2012 02:20 - Administrator

SUCCESS STORY

Berbicara tentang Legowo tentunya tak dapat dipisahkan dengan sistem usahatani padi sawah yang juga sangat berkaitan dengan penggunaan varietas unggul baru. Legowo yang secara harafiah be [ ... ]

Selengkapnya
Mengurangi Dampak Perubahan Iklim Pada Padi
15 Sep 2011 00:26 - Administrator

Ancaman perubahan iklim terhadap padi tidak boleh dipandang remeh. Padi adalah makanan pokok 3 milyar penduduk bumi termasuk jumlah terbanyak dari 1 juta warga miskin dunia. Kebutuhan beras masih akan [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya

Media Sosial

100 Penyuluh Pertanian dan 50 Ketua Kelompok Tani di Kabupaten Belu Dibekali Teknologi/Inovasi Baru

Perkuat Sistem Pertanian di Lini Perbatasan RI-RDTL melaui Program DI-LPBE

Perkuat Sistem Pertanian di Lini Perbatasan RI-RDTL melaui Program DI-LPBEAtambua (14/3), Bertempat di aula utama Dinas Pertanian Kabupaten Belu, hari ini Selasa (14/3) dilakukan Training of Trainers (TOT) oleh BPTP Balitbangtan NTT yang dikuti 100 Penyuluh Pertanian Lapangan, 30 Ketua Kelompok Tani, 10 Ketua Kelompok Ternak dan 10 Petugas Resort Peternakan. Utusan peserta ini berasal dari delapan kecamatan yang tersebar dari 18 desa di kabupaten ini.

Sebelumnya acara dimulai terlebih dahulu dibuka dan mendapat arahan oleh Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan yang didampingi oleh Kepala BPTP NTT Dr. Ir. Syamsuddin M.S.c., Plt. Kepala Dinas Pertanian, dan Sekertaris Dinas Peternakan Kabupaten Belu.

Diingatkan oleh Ose Luan pada saat arahan juga menyinggung mengenai keberadaan iklim di Timor serta sistem usahatani eksisting yang berbasis lahan kering. Dikatakan, pulau Timor memiliki bulan basah yang pendek yaitu antara 3 sampai 4 bulan. Demikian pula sistem usahatani setempat adalah pertanian yang masih sangat tradsional

Oleh karena itu Teknologi yang akan diterima dari Pelatih diharapkan merupakan hasil transformasi dari pertanian tradisional yang dikombinasikan dengan pertanian modern saat ini. Jika teknologi yang diperkenalkan melalui para peneliti BPTP NTT dengan memperhatikan hal di atas maka inilah sesuatu yang realistis dan akan menjadi kebutuhan petani.

Ini menjadi point utama, karena merupakan kunci transformasi dari pelatih ke calon pelatih dan akhirnya akan diterima petani bisa berjalan lancar, sehingga pesan inovasi sampai dengan mulus ditingat petani.

Untuk diketahui bahwa program Lumbung Pangan Berorientasi Eksport (LPBE) adalah salah satu program strategis Kementerian Pertanian, dimana NTT bersama Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Papua mendapat kesempatan menjalankan misi ini. Misi utama dari program ini adalah mendorong dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui implementasi teknologi dan inovasi pertanian di wilayah ini.

Perkuat Sistem Pertanian di Lini Perbatasan RI-RDTL melaui Program DI-LPBEDi NTT, wilayah perbatasan yang menjadi prioritas tinggi yaitu meliputi Kabupaten Malaka, Kabupaten Belu dan Kabupaten TTU.

Dalam kesempatan ini, TOT yang dilaksanakan merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan tiga TOT dalam tahun anggaran ini yang dibiayai melalui DIPA BPTP NTT kata Helena da Silva, SP., M.Si selaku penanggungjawab kegiatan LPBE di Kabupaten Belu.

Materi teknis yang dilatih berasal dari para peneliti BPTP NTT diantaranya, (1). Teknologi Budidaya Padi oleh Ir. Charles Bora, M.Si; (2). Teknologi Budidaya Jagung dan Budidaya Bawang merah, oleh Dr. Ir. Tony Basuki, M.Si., (3). Teknologi Penggemukan Sapi Potong, Pengolahan Pakan dan Penyusunan Ransum oleh Dr. Ir. Jacob Nulik.

Materi pendukung juga dibawakan oleh Kabalai BPTP NTT, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Belu, Drs. Arnolds Bria Seo; dan dari Sekertaris Dinas Pertanian Peternakan kabupaten Belu, Amandus Linci

Materi pendukung meliputi Arah dan Kebijakan Pembangun Pertanian dan Peternakan yang masing-masing dari kedua instansi tersebut. (TB)