JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat datang di Web Site BPTP NTT __ Jln. Timor Raya Km. 32 Naibonat-Kupang-Nusa Tenggara Timur __ Tlp. 08113893766; PO BOX : 1022 Kupang 85000 __ email : bptp-ntt@litbang.pertanian.go.id

Media Sosial

 

BPTP NTT Melaksanakan Bimbingan Teknis Budidaya Padi Varietas IR Nutri Zinc Di Kabupaten Malaka

Sebagai lembaga penyedia dan penyalur teknologi pertanian, BPTP NTT melaksanakan Bimbingan Teknis Budidaya Padi Varietas Inpari IR Nutri Zinc yang dilaksanakan pada hari Kamis, 08 September 2022 di aula Kantor Camat Malaka Barat. Kegiatan bimtek dibuka oleh PLT Kepala Dinas Pertanian Malaka yang juga adalah penjabat camat Malaka Barat,  Stefanus Nahak Klau, S.Pi. Dalam arahannya, Plt Kadistan mengharapkan para peserta untuk mengikuti bimtek ini dengan baik karena searah dengan program Dinas Pertanian Kabupaten Malaka untuk mengembangkan Padi Varietas Inpari IR Nutri Zinc yang bertujuan untuk menurunkan angka Stunting yang sangat tinggi di Kabupaten Malaka yakni 18,9% menjadi 18%. Dan program tersebut akan dilaksanakan dalam MT I 2022/2023. Peserta yang hadir berjumlah 20 orang petani.

Beberapa hal penting yang disampaikan dalam bimtek tersebut selain teknis budidaya padi Varietas Inpari Nutri Zinc secara umum juga disampaikan Perlakuan benih sebelum disemai yakni perendaman benih dengan larutan insektisida Cruiser 10 cc untuk 10 kg benih padi untuk melindungi tanaman di persemaian dan perlakuan pada bibit padi sebelum ditanam dengan menggunakan larutan pestisida ataupun fungisida dengan dosis 10 cc/10 liter air, untuk menekan serangan hama dan penyakit padi dalam proses pertumbuhan tanaman.  Juga disampaikan rekomendasi pemupukan padi yang spesifik lokasi. Khusus untuk Kecamatan Malaka Tengah yakni; bila menggunakan pupuk tunggal dengan dosis  sbb : Urea 150 kg, ZA 100 kg, SP36 50 kg dan Kcl 50 kg. sedangkan bila menggunakan pupuk majemuk NPK 15-15-15 maka dosisnya adalah NPK 175 kg, Urea 50 kg dan ZA 100 kg.

Kegiatan bimbingan teknis budidaya padi varietas Inpari IR Nutri Zinc dipadukan dengan materi KATAM sehingga petani memahami tentang perubahan iklim dan waktu tanam yang tepat.

Dalam sesi diskusi petani mengeluh tentang serangan hama walangsangit dan penyakit busuk batang padi yang menyebabkan produksi padi menurun pada beberapa musim panen terakhir. Tiem mengarahkan petani untuk selalu melakukan sanitasi lingkugan disekitar tanaman, serta pemberian air yang dilakukan secara berkala sesuai dengan kebutuhan tanaman untuk menjaga kelembaban yang tidak terlalu tinggi yang menyebabkan perkembangan jamur maupun bakteri. Apabila serangan melampaui ambang batas maka bisa menggunakan Pestisida yang dianjurkan untuk membasmi hama Walang Sangit dan untuk busuk batang padi petani bisa menggunakan bahan kimia yang mengandung fungisida.

Selesai kegiatan Bimtek dilakukan penyerahan bantuan benih padi Inpari IR Nutri Zinc sebanyak 200 kg dan Insektisida Cruiser sebanyak 20 botol kepada 20 orang peserta untuk dikembangkan di Kabupaten Malaka. (Kristina Lako, SST)