JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

BPTP NTT Jajaki Kerjasama Dengan Media

#SahabaTani #SalamInovasi #bptpntt

Naibonat, PK - Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputi didampingi Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) Dr. Tony Basuki, Koordinator Program dan Evaluasi Dr. Bernard deRosari, dan Ketua Kelompok Peneliti Bidang Budidaya Pertanian, Dr. Evert Y. Hosang menerima kedatangan Tim Media Pos Kupang di kantor BPTP NTT untuk mendiskusikan peluang membangun kerjasama kemitraan antara BPTP NTT dan Media Pos Kupang.


Kepala BPTP NTT, Dr Procula Rudlof Matitaputi menguraikan pentingnya BPTP sebagai lembaga Penelitian dan Pengembangan Pertanian, terutama untuk merakit teknologi spesifik lokasi dan mendiseminasikan ke masyarakat pengguna, serta membantu Pemerintah Daerah merakit teknologi dan pengembangan sektor pertanian yang sesuai dengan ketersediaan sumberdaya wilayah.


“Teknologi yang dihasilkan dari kegiatan penelitian/pengkajian perlu didiseminasikan ke masyarakat, sehingga dibutuhkan peran media diseminasi, misalnya surat kabar baik yang bersifat mainstream dan online” jelas Rudy, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dengan bantuan media online dan cetak akan lebih cepat penyebaran teknologi, yang akan berdampak pada perubahan pengetahuan masyarakat pengguna terutama petani dan diharapkan dapat diterapkan teknologi tersebut yang akhirnya akan meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan petani dan keluargnya.


“kami menyambut baik rencana kerjasama ini sehingga kedepannya aliran teknologi dan inovasi ke masyarakat semakin cepat dan meluas. Berbagai media sosial harus digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, dan salah satunya media massa” jelas Rudy.


“Kami dari media massa juga memiliki fungsi sosial kemasyarakatan untuk turut membantu menyebarkan teknologi dan inovasi pertanian yang sudah dikaji dan sesuai dengan kondisi wilayah NTT, sehingga tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat semakin cepat dicapai” kata Paul K Burin dan Anggono Aji Baskoro dari Pos Kupang.


Selain mendiskusikan tentang rencana kerjasama, juga didiskusikan kondisi pertanian di wilayah NTT saat ini terkait pergeseran waktu tanam tanaman pangan akibat gangguan curah hujan, potensi serangan hama akibat perubahan ini, serta kebijakan pembangunan pertanian nasional dan regional NTT saat ini.