JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

9 (Sembilan) Alasan Utama Lamtoro Sangat Baik Untuk Dijadikan Sebagai Pakan Bagi Ternak

9 (Sembilan) Alasan Utama Lamtoro Sangat Baik Untuk Dijadikan Sebagai Pakan Bagi Ternak

 

Pendahuluan
NTT dengan kondisi kemarau dan curah hujan yang tidak menentu, membutuhkan tanaman pakan yang mampu bertumbuh dan berproduksi secara teratur sepanjang tahun.
Hanya tanaman berakar dalam yang mampu menjangkau dan memanfaatkan air tanah yang dalam dan menghasilkan hijauan pakan berkualitas tinggi sepanjang tahun, bahkan selama kemarau ketika kebanyakan rumput dan leguminosa herba tidak mampu lagi menghasilkan hijauan.
9 (Sembilan) alasan utama Lamtoro Tarramba sangat baik untuk dijadikan sebagai pakan bagi ternak

Tanaman lamtoro tarramba merupakan jenis legume introduksi yang juga dikenal dengan nama Leucaena leucocephala cv Tarramba, dan menjadi sangat populer di kalangan petani di propinsi NTT. ‘Merambatnya’ penyebaran tanaman tersebut karena terjadinya proses adopsi yang cukup cepat di antara kalangan petani yang akhirnya juga menjadi perhatian pengambil kebijakan baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten dan kota di NTT.
Hal ini tidak terlepas dari Sembilan alasan utama lamtoro tarramba sangat baik untuk dijadikan sebagai pakan bagi ternak adalah:


1. Lamtoro Tarrramba Tumbuh di Berbagai Jenis Lahan
• Mampu tumbuh di tanah merah, berkarang hingga tanah liat berat.
• Baik untuk tanaman pembentuk lorong di lahan datar dan pembentuk teras di lahan miring.
• Tumbuh dan berproduksi hingga > 50 tahun tanpa pemupukan.


2. Pakan Kemarau Berkualitas Tinggi
• Akar yang dalam mampu menjangkau air tanah yang dalam selama kemarau dan menghasilkan hijauan berkualitas, ketika hampir semua rumput telah mengering dengan kualitas sangat rendah.
• Jika dipangkas secara teratur mampu menghasilkan hijauan berkualitas sepanjang tahun, menjamin pertambahan berat badan ternak sapi selama kemarau.


3. Pakan Kualitas Tinggi untuk Penggemukan
• Dikombinasikan dengan rumput selama musim hujan dan batang pisang selama kemarau dengan imbangan yang baik antara serat dan protein mampu memberikan PBBH yang tinggi antara 0,5 s/d 0,8 kg/ekor/hari.
• Protein yang tinggi dalam lamtoro akan lebih efisien pemanfaatannya jika dikombinasikan dengan suplemen karbohidrat, seperti dedak atau singkong.

4. Sebagai Pakan Ternak Gembala
• Dengan perakaran dalam dan batang dan ranting yang kuat, lamtoro mampu bertahan pada renggutan ternak hingga hampir semua bagian daun telah dimakan ternak.
• Dengan pengaturan penggembalaan tanaman yang telah direnggut semua daunnya akan mampu tumbuh kembali dengan baik.
• Interval 2-3 bulan perlu diatur untuk pertumbuhan kembali yang optimal.


5. Tumbuh Setelah Pangkas
• Pemangkasan teratur merangsang produksi daun dari pertumbuhan kembali, yang berarti mengoptimalkan
• pemanfaatan air tanah menghasilkan hijauan berkualitas selama musim kemarau.


6. Pendapatan Tunai dari Daun
• Jika tidak ada ternak, daun lamotoro dapat dijual sebagai pakan.
• Mampu memberikan tambahan pendapatan tunai bagi petani lahan kering dengan menjual daun segar yang dihasilkan sepanjang tahun.
• Hijauan dapat dijual langsung ke pasar ternak atau dikontrakkan pemanfaatannya oleh petani lain.


7. Tahan Hama Kutu Loncat
• Tarramba lebih toleran serangan hama kutu loncat dibanding Lamtoro lain.
• Hanya sedikit terserang selama musim hujan, tetapi akan cepat pulih kembali dan bertumbuh sangat baik mulai akhir musim hujan.
• Tetap disukai ternak sapanjang tahun.


8. Produksi Benih
• Saat ini dan mungkin 10 tahun ke depan kebutuhan benih untuk pengembangan masih sangat diperlukan.
• Harga benih saat ini cukup baik, berkisar 50.000 s/d 75.000 rupiah/kg.
• Jika dipanen dan diproses secara baik benih dapat bertahan 1-2 tahun dalam penyimpanan.
• Pelabelan dan kemasan perlu dilakukan dengan baik.

9. Menyediakan anakan
• Pesemaian untuk anakan disiapkan 2 bulan sebelum pemindahan anakan pada awal musim hujan.
• Anakan dapat dibuat secara perorangan di rumah masihg-masing atau juga secara berkelompok.
• Anakan dapat digunakan untuk kebutuhan sendiri, kelompok atau untuk dijual kepada yang membutuhkan.

Salam Inovasi
Penulis :
Ir. Debora Kana Hau, M.Si
Dr. Jacob Nulik
Ir. Onike T. Lailogo, M.Si., Ph.D
Ir. Medo Kote, M.Si
Cristine W. Huwae, SSt