JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

Saung Pertemuan Di Lokasi Persawahan Noelbaki  Menjadi Tempat Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Oleh BPTP-Balitbangtan- NTT

‘Ini sangat yang luar biasa’, demikian ungkapan Kepala Seksi Penyuluhan (Marselinus Ndarung, SPt)  mewakili Kepala DInas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT dalam sambutannya saat membuka kegiatan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyuluh Mendukung UPSUS Pajale dan Peningkatan Komunikasi, Koordinasi dan Diseminasi Hasil Inovasi Teknologi Badan Litbang Pertanian pada hari Rabu, tanggal 28 Agustus 2019.  Kegiatan bimtek digelar di Kawasan Inovasi Pertanian (Kawitan) Noelbaki yang berlokasi di Saung Pertemuan Kelompok tani Rindu Sejahtera, desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, yang terletak di tengah lahan sawah Kelompok tani Rindu Sejahtera yang luas lahannya adalah 292 ha dengan jumlah anggota kelompok tani 262 orang.

Menjadi sangat luar biasa, Marselinus mengatakan  bimtek tersebut  selain diikuti oleh penyuluh BPTP-Balitbangtan-NTT yang juga adalah penyelenggara, juga melibatkan semua penyuluh  dari semua lini yakni penyuluh dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT,  Dinas Pertanian Kabupaten Kupang (bersama 13  BP3K),  Dinas Pertanian Kota Kupang (bersama 3 BP3K)  yang keseluruhannya berjumlah 70 orang. Oleh karena itu harapan Marselinus bahwa semua penyuluh dapat saling berbagi pengalaman dan juga saling memberi dukungan dalam pelaksanaan program daerah juga program UPSUS Pajale.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPTP-Balitbangtan-NTT  (Dr. Ir. Syamsuddin, M.Sc) mengatakan bahwa kegiatan bimtek tersebut menjadi momentum bagi BPTP-Balitbangtan-NTT untuk dapat mensosialisasikan Kawasan Inovasi Pertanian (Kawitan) yang baru dilaksanakan agar benar-benar dapat menjadi pusat informasi teknologi pertanian bagi masyarakat pada umumnya, yang mana komoditas padi sawah menjadi basic untuk KAWITAN Noelbaki tersebut. 

Wadah Kawasan Inovasi Pertanian padi sawah dibuatkan untuk sama-sama berbagai inovasi, karena selain bimbingan teknis, masyarakat tani juga dapat melihat langsung penerapan inovasi itu karena ada demonstrasi farm dan penyediaan media-media informasi pertanian, demikian Syamsuddin.

Sekretaris Dinas Pertanian (Bandapotan Siallagam, M.Si) mengemukakan issue Revolusi 5-P yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang yang salah satu yang menjadi fokus Pemda adalah pertanian. Oleh karena itu butuh dukungan dan kerjasama dari semua pihak untuk tercapainya Kabupaten Kupang yang mandiri dan sejahtera.

Adapun tujuan pelaksanaan bimtek,  selain  untuk meningkatkan kapasitas penyuluh mengenai penyusunan DUPAK dan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian. Oleh karena itu, sebagai narasumber tunggal adalah penyuluh pertanian dari Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BBP2TP)-Bogor (Ume Humaedah, SP, M.Si) yang memberikan pencerahan kepada seluruh penyuluh pesera bimtek tentang Penyusunan DUPAK dan pengajuannya secara online, serta tentang Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, dengan harapan bahwa ke depannya penyuluh pertanian dapat mengatasi permasalahan sekaligus tetap memiliki semangat yang tinggi dalam pengajuan DUPAK juga dalam melaksanakan Evaluasi.

Kegiatan berlangsung hinggal pukul 18.00 dan pada saat menutup kegiatan, Kepala BPTP-Baltibangtan-NTT kembali memberikan apresiasi kepadal peserta bimtek karena peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan ruangan pertemuan tetap dipenuhi peserta hingga penghunjung kegiatan. Oleh (Onike Lailogo)