JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

 

Karya tulis ilmiah merupakan salah satu butir kegiatan utama bagi penyuluh pertanian, namun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala yang dihadapi oleh penyuluh pertanian bagaimana menuangkan hasil kegiatan di lapangan (kaji terap, demonstrasi, atau kegiatan lainnya)  menjadi sebuah karya tulis yang dapat dibaca oleh banyak kalangan khususnya pemerhati pembangunan pertanian.

Atas dasar itu maka telah diinisiasi sebuah kegiatan zoom meeting dengan icon BPTP NTT BERBAGI yang mana untuk penyampaian pengetahuan dan pengalaman berkaitan dengan Transformasi Hasil Pengkajian Menjadi Karya Tulis Ilmiah Bagi Penyuluh Pertanian merupakan kegiatan pertama di Tahun 2021 dari 15 seri yang sudah direncanakan. Oleh karenanya, kegiatan ini dinamakan BPTP NTT BERBAGAI#01 atau Seri01.

Hari ini Senin, 22 Februari 2021 bertempat di Aula BPTP NTT telah dilaksanakan Rapat Rutin Lingkup BPTP NTT. Rapat dibuka oleh Sub Koordinator KSPP Ir. Irianus R. Rohi, M.Si sebagai pejabat yang mewakili Kepala BPTP NTT (Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt., M.Si tidak berkesempatan hadir karena sedang dalam perjalanan dinas penting ke daratan Sumba.  Rapat ini diikuti oleh seluruh pegawai lingkup BPTP NTT dan dilaksanakan secara off line dan on line. Pegawai yang berada di Kantor Pusat, IP2TP Naibonat, dan IP2TP Lili mengikuti rapat secara off line dengan menerapkan protokol kesehatan. Sementara untuk pegawai yang berada di luar Pulau Timor seperti IP2TP Maumere dan IP2TP Waingapu mengikuti rapat secara on line menggunakan aplikasi zoom meeting.

Kelompok tani Rindu Sejahtera Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang merupakan salah satu tempat yang ditetapkan sebagai tempat pengembangan Kawasan Inovasi Pertanian berbasis padi sawah. Penetapan ini sudah terjadi sejak Tahun 2019 dimana antara BPTP-Balitbangtan-NTT dan Kelompok Tani Rindu Sejahtera berkomitmen untuk mendayagunakan semua potensi yang ada di tempat tersebut sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat luas khususnya masyarakat tani yang ada di Kupang Tengah khususnya dan dari tempat lain pada umumnya.

Salah satu tujuan utama dari pengembangan KAWITAN adalah mendekatkan inovasi teknologi hasil penelitian dan pengkajian Balitbangtan kepada petani sebagai pelaku utama teknologi informasi pertanian yang telah dihasilkan. OLeh karena itu, maka pada tahun 2019 telah dilakukan beberapa tahapan kegiatan diantaranya pembenahan saung pertemuan, pelaksanaan bimtek bagi petani dan demostrasi usahatani (demfarm)  teknologi budidaya padi sawah dengan pendekatan PTT pada lahan seluas 5 ha.

Dalam kaitannya dengan pendampingan kelompok tani, sekalipun masih dalam masa-masa pandemic, namun penyuluh BPTP-Balitbangtan-NTT terus melakukan pendampingan khususnya tim Desentralisasi Produksi Benih Sumber Jagung Berbasis Korporasi Petani melalui Display VUB Jagung Lamuru dan Sekolah Lapang Tahun 2020. Hal ini menunjukkan bahwa sekalipun tahun telah berganti, namun kegiatan masih terus berlanjut dan menunggu masa panen pada 3 bulan ke depan untuk dapat menghasilkan benih.

Bertempat di Aula Dinass Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Ketahanan Pangan kabupaten Kupang di Oelamasi telah dilakukan penandatanganan terpisah Perjanjian  Kerja sama (PKS)  antara Balai Besar Penelitian Tanaman padi dan Dinass Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang tentang  Penyaluran Benih Varietas Inpari IR Nutri Zinc kepada Petani di Kabupaten Kupang, nomor B-1423/LB.010/H.2.1/11/2020 dan Nomor 007/2467/DIPERTA/2020.