JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Media Sosial

#SahabaTani #SalamInovasi #bptpntt

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP) Nusa Tenggara Timur secara khusus menerima tamu istimewa dari RDTL.

Kehadiran tamu negara sahabat RDTL itu merupakan Delegasi Kementerian Pertanian (Kementan) Timor Leste, Distrik Oekusi sebanyak dua belas orang.

Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakord) Upaya Khusus (Upsus) NTT dilaksanakan di Kupang Rabu, 04 -05 Agustus 2019. Rakord dalam rangka pengamanan produksi Pajale Prov. NTT dan Penambahan Luas Tanam Bulan Agustus 2019 - Maret 2020. Rakord diikuti Pj. Upsus NTT Pusat, Aster Kodam Udayana (Kapusdiktan Kementan), Tenaga Ahli Upsus NTT (Dr. Ani Andayani), Kadistan NTT dan Kabupaten se-NTT, Dandim se-NTT, Pj. Wilayah Bersama LO Kab (5 Wilayah), Tim Ditjen TP dan Pusdatin Kementan, Para kabid Distan Pangan, koordinator penyuluh Kab se-NTT dan Operator data LTT Kabupaten (22 kab/kota).

Temu Lapang Pendampingan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan Jagung Berbasis Korporasi di Kabupaten Kupang dilaksanakan pada 29 Agustus 2019. Temu Lapang bertempat di Kelompok Tani Garuda Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Temu Lapang diikuti oleh Bupati Kab. Kupang yang diwakili Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Kupang, Kepala BPTP NTT, Kepala BRI Unit Oesao, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Sulamu yang diwakili Sektretaris Camat, Kepala Desa Oeteta, Danramil, Kapolsek, Ketua dan anggota Kelompok Garuda, Ketua dan anggota Kelompok Satu Hati, dan kelompok-kelompok tani lainnya yang ada di Kec. Sulamu.

Kelompok Tani (Poktan) Amnekat-Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang mendapat ilmu pertanian dalam hal pembudidayaan tanaman jagung hibrida NASA29.

Jagung jenis ini merupakan hasil penemuan peneliti dari  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT yang memiliki keunggulan yang luar biasa.

Komponen teknologi didalamnya, varietas unggul baru, sistem tanam double track, jarak tanam 100 cm x 40 cm x 20 cm, 1 biji perlubang tanam, pemupukan berimbang (NPK dan urea), dosis : 200 kilogram urea/hektar.

‘Ini sangat yang luar biasa’, demikian ungkapan Kepala Seksi Penyuluhan (Marselinus Ndarung, SPt)  mewakili Kepala DInas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT dalam sambutannya saat membuka kegiatan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyuluh Mendukung UPSUS Pajale dan Peningkatan Komunikasi, Koordinasi dan Diseminasi Hasil Inovasi Teknologi Badan Litbang Pertanian pada hari Rabu, tanggal 28 Agustus 2019.  Kegiatan bimtek digelar di Kawasan Inovasi Pertanian (Kawitan) Noelbaki yang berlokasi di Saung Pertemuan Kelompok tani Rindu Sejahtera, desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, yang terletak di tengah lahan sawah Kelompok tani Rindu Sejahtera yang luas lahannya adalah 292 ha dengan jumlah anggota kelompok tani 262 orang.